Sejarah SIngkat Vw Kodok
de Kodok datang dari Adolf Hitler, waktu itu ia didalam penjara pada tahun 1924, setelah gagal dalam putsch terhadap ibukota Federasi Jerman. Hitler memikirkan ide untuk menghapus pengangguran di Jerman, dimana pemerintah akan membangun jalan-jalan khusus untuk kendaraan bermotor (autobahn). Ia juga akan memproduksi asal kendaraan bermotor (mobil rakyat, Volkswagen), yang harganya terjangkau oleh rakyat biasa. Sembilan tahun kemudian (Februari 1933), Partai Nazi mengambil tampuk kekuasaan dan pada pertemuan kabinet pertama, Hitler mengutarakan rencananya untuk membangun jalanan khususnya. Pengerjaan dimulai pada September 1933. Rancangan untuk Volkswagen belum irampungkan sampai dengan tahun 1938 dan Volkswagen diluncurkan pertama kali tahun 1939. Sayangnya Perang Dunia Kedua memberhentikan produksi Volkswagen.
RancanganSebuah rumah perancang dari Stuttgart, yang dimiliki dan dikelola oleh Ferdinand Porsche, pada April 1934 diberi tugas penting untuk merancang mobil khusus ini dalam waktu 10 bulan. Hitler memberikan beberapa kriteria yang harus ada dalam rancangan mobil itu.
- Mobil harus mampu mencapai kecepatan tertinggi 62 mph
- Mencapai 42 mil per gallon
- Harus memiliki sistim pendinginan udara (?)
- Harus dapat mengangkut 2 orang dewasa dan 3 anak-anak.
- Dan yang terpenting, harus dijual dengan harga dibawah £86.
Adalah karena alasan terakhir itulah Ferdinand Porsche memilih menggunakan mesin belakang. Mobil tersebut pada saat itu dikenal sebagai Tipe 60. Dia bereksperimen dengan berbagai rancangan mesin; “flat four”, “vertical four cylinder”, dua cylinder, tetapi semua tidak membuatnya puas.
Pada tahun 1935 seorang insinyur Austria, yang telah bekerja di perusahaan kurang dari satu tahun, menemukan rancangan untuk sebuah mesin “flat four” dalam waktu dua hari kerja pada proyek. Setelah dicek oleh akuntan, mesin tersebut ternyata yang paling cocok secara keuangan. Rancangan mesin tersebutlah yang selama ini menjalankan Volkswagen Kodok selama 60 tahun.
Ferdinand Porsche telah bekerja untuk beberapa proyek mobil sebelum Volkswagen dan telah menggunakan beberapa rancangan lama dalam proyek baru ini. Rancangan mobil lain digunakan untuk proyek ini, chasis tulang punggunnya dan ide suspensi independent depan dan belakang datang dari salah satunya, dan suspensi batang torsi depan kemudian di-patent-kan oleh Porsche pada tahun 1931.
Model body mobil diambil dari sebuah mobil model tahun 1931 bernama Wanderer, yang tidak pernah diproduksi dan hanya ada satu prototip yang dipakai oleh Ferdinand Porsche sebagai kendaraan pribadinya.
Hitler juga memiliki rencana untuk model Volkswagen, dia dikutip telah mengatakan “Mobil itu harus seperti kumbang (beetle), kita harus melihat ke alam untuk mengetahui apa arti “streamline” itu”, oleh sebab itu mobil kemudian dinamakan “beetle”.
Ia juga membuat sketsa rancangan Kodok. Rancangan diselesaikan pada tahun 1938, dimana saat itu diperlukan sebuah pabrik untuk memproduksinya. Sebuah areal dipilih dan pembangunan pabrik dimulai awal 1938.
Hitler menyatakan bahwa nama baru Volkswagen adalah KdF-Wagen (Kraft durch Freude – mobil kekuatan berkat bahagia), dan kota dimana akan memproduksi mobil tersebut dinamakan KdF-Stadt (kota kekuatan berkat bahagia), yang dinamakan mengikuti seksi “leisure” Partai Nazi.
Pada bulan Agustus 1938, diumumkan oleh fron kepala buruh Jerman bahwa harga KdF-Wagen standar adalah £85, sementara model yang ada sunroof kainnya dikenakan tambahan harga sebesar £5, dan pembelian hanya akan dilakukan dengan cicilan. Tetapi mobil tidak diterima pada saat cicilan pertama, melainkan pada saat dilunaskannya cicilan tersebut.
Pada awal 1939, pabrik mobil tersebut adalah pabrik mobil terbesar di Eropa yang mampu memproduksi 150,000 mobil per tahun, dengan rencana untuk diperbesar pada tahun 1942 hingga mampu memproduksi 1,5 juta mobil per tahun.
Kemudian perang dimulai, dan pabrik diserahkan kepada Angkatan Udara Jerman. Sampai saat itu, 630 mobil telah dibangun dan hampir semua untuk pejabat Nazi dan Adolf Hitler.
Kubelwagen
Ada agenda lain sewaktu Porsche diberi kontrak untuk menrancang dan membangun Volkswagen, yaitu; mobil harus bisa mengangkut 3 orang dan sebuah senapan mesin beserta peluru-pelurunya. Pada tahun 1937 sebuah prototip mobil berhasil di adaptasi untuk memenuhi spesifikasi itu dan yang kemudian dikenal sebagai Tipe 62, sebuah Kubelwagen tanpa pintu. Setelah modifikasi selanjutnya, yang memasangkan pintu dan bentuk lebih di-kotak-kan, Kubelwagen diturunkan dikancah pertempuran, tetapi harus dimodifikasi untuk memungkinkan kendaraan dapat berjalan pada kecepatan dibawah 5 mph.
Ada agenda lain sewaktu Porsche diberi kontrak untuk menrancang dan membangun Volkswagen, yaitu; mobil harus bisa mengangkut 3 orang dan sebuah senapan mesin beserta peluru-pelurunya. Pada tahun 1937 sebuah prototip mobil berhasil di adaptasi untuk memenuhi spesifikasi itu dan yang kemudian dikenal sebagai Tipe 62, sebuah Kubelwagen tanpa pintu. Setelah modifikasi selanjutnya, yang memasangkan pintu dan bentuk lebih di-kotak-kan, Kubelwagen diturunkan dikancah pertempuran, tetapi harus dimodifikasi untuk memungkinkan kendaraan dapat berjalan pada kecepatan dibawah 5 mph.
Hal ini dicapai oleh putra Ferdinand, Ferry, yang mempunyai ide yang cemerlang untuk memasang “reduction gears” pada “hub-hub” roda belakang. Ini juga membuat kendaraan semakin tinggi dan membuatnya cocok untuk medan “off-road”. Kuberlwagen kemudian terus dimodifikasi dan diberi kode Tipe 82, dimana produksi Kubelwagen tersebut mencapai 50,435 unit.
Schwimmwagen
Pada tahun 1940, kendaraan prototip lainnya muncul dari model KdF-Wagen yang merupakan kendaraan yang dapat berjalan di darat dan di tempat yang berair, yang dinamai Tipe 128, Schwimmwagen. Kecepatannya didarat adalah 50 mph, dan 6 mph diair. Schwimmwagen terus dikembangkan menjadi sebuah kendaraan kecil dan cepat yang dinamakan Tipe 166 dan diproduksi selama tiga tahun mencapai jumlah 14,283 unit.
Pada tahun 1940, kendaraan prototip lainnya muncul dari model KdF-Wagen yang merupakan kendaraan yang dapat berjalan di darat dan di tempat yang berair, yang dinamai Tipe 128, Schwimmwagen. Kecepatannya didarat adalah 50 mph, dan 6 mph diair. Schwimmwagen terus dikembangkan menjadi sebuah kendaraan kecil dan cepat yang dinamakan Tipe 166 dan diproduksi selama tiga tahun mencapai jumlah 14,283 unit.
Kommandeurwagen
Pada tahun 1942, muncul derivatif lainnya dari KdF-Wagen. Kali ini campuran antara chasis Kubelwagen dan body KdF-Wagen dengan kemampuan “four wheel drive” (benar, Kodok 4×4, ini adalah kesukaan saya). Jumlah seluruh produksi Kommandeurwagen mencapai 669 unit, termasuk 2 unit dibangun dari spare-part yang tersisa pada akhir perang.
Pada tahun 1942, muncul derivatif lainnya dari KdF-Wagen. Kali ini campuran antara chasis Kubelwagen dan body KdF-Wagen dengan kemampuan “four wheel drive” (benar, Kodok 4×4, ini adalah kesukaan saya). Jumlah seluruh produksi Kommandeurwagen mencapai 669 unit, termasuk 2 unit dibangun dari spare-part yang tersisa pada akhir perang.
Wolfsburg
Setelah perang usai, KdF-Stadt diganti namanya menjadi Wolfsburg oleh Sekutu dan pabrik menjadi jurisdiksi Tentara Inggris. Para pengusaha kendaraan beroda Inggris diberi kesempatan untuk memproduksi dan menjual Kodok, tetapi mereka menertawakannya sebagai sebuah kelakar (mungkin mereka berpikir inilah yang membuat industri mobil Inggris jaya dan industri mobil Jerman hampir punah).
Setelah perang usai, KdF-Stadt diganti namanya menjadi Wolfsburg oleh Sekutu dan pabrik menjadi jurisdiksi Tentara Inggris. Para pengusaha kendaraan beroda Inggris diberi kesempatan untuk memproduksi dan menjual Kodok, tetapi mereka menertawakannya sebagai sebuah kelakar (mungkin mereka berpikir inilah yang membuat industri mobil Inggris jaya dan industri mobil Jerman hampir punah).
Pada musim panas 1945, produksi Kubelwagen dimulai lagi dengan menggunakan spare-part sisa yang tergeletak disana-sini. KdF-Wagen juga diganti namanya menjadi Volkswagen dan produksi dimulai lagi pada bulan Desember.
Tentara Inggris memesan 10,000 Volkswagen untuk digunakan, dimana ini memberikan kesibukan untuk pabrik di Wolfsburg. Pada tahun 1946 jumlah total Volkswagen adalah 7,677 unit, pada tahun 1947 jumlah ini menjadi 8,987 unit. Kemudian pada akhir 1947 seorang Heinz Nordhoff ditunjuk sebagai Presiden Direktur untuk pabrik Volkswagen. Pada tahun 1948 produksi melonjak drastis sampai 19,244 unit.

Heinz Nordhoff membuat dua keputusan yang amat penting saat ia mengambil alih kepemilikan pabrik. Pertama ialah untuk memiliki kebijaksanaan satu model yang akan dikembangkan dan yang kedua adalah untuk tetap mempertahankan bentuk unik Volkswagen (yang kemudian dikenal sebagai Tipe 1). Heinz Nordhoff juga mengerti bahwa ekspor adalah penting untuk kelangsungan hidup Volkswagen, dimana pada tahun 1949 sebuah model ekspor yang telah diperbaharui muncul. Model ekspor tersebut memiliki hasil pengecatan yang lebih baik, pernik-pernik dari chrome dan interior yang menawan.
Karmann & HebmullerDua mobil konvertibel pabrik yang telah disetujui tampil untuk diekspor; Karmann konvertibel dengan empat tempat duduk yang dibangun oleh Karmann dari Osnabruck dan sebuah konvertibel Hebmuller dengan dua tempat duduk yang dibangun oleh Hebmuller dari Wulfrath.

Hebmuller ternyata tidak sesukses Karman dan Hebmuller kemudian jatuh bangkrut pada tahun 1952. Total produksi Hebmuller mencapai kira-kira 750 unit, membuatnya menjadi mobil yang sangat dicari-cari.
Beberapa perubahan dilakukan terhadap Kodok selama beberapa tahun, termasuk dihilangkannya jendela split yang diganti dengan jendela oval kecil pada tahun 1953 dan juga ukuran mesin diperbesar.
Pada bulan Agustus 1955, produksi Kodok mencapai 1 juta unit. Tahun 1958 jendela oval menghilang dan diganti dengan jendela yang sedikit lebih besar, yang kemudian lebih diperbesar lagi.
Model Baru
Walaupun dengan kebijaksanaan satu modelnya, Heinz Nordhoff melihat bahwa produksi untuk Tipe 2 (Transporter) pada tahun 1950 dan Tipe 3 pada tahun 1961 (walaupun model-model tersebut tidak sampai ke khalayak ramai, sangat disayangkan) yang menggunakan mesin “flat four” yang agak berbeda sedikit dari rancangan Kodok.
Produksi Tipe 3 dihentikan pada tahun 1973 yang mana telah diproduksi sebanyak 2,3 juta unit.
Karmann Ghia
Pada tahun 1953 sebuah konsep mobil yang amat indah diluncurkan, yaitu Tipe 1 Karmann Ghia.
Ya, model-nya dirancang oleh rumah rancang terkenal Itali Carrozeria Ghia (sebelum mereka merancang Escort dan Cortina yang kurang laku). Rancangan diilhami oleh sebuah mobil yang mereka rancang untuk Chrysler pada tahun 1952, yang kemudian moncongnya dirancang ulang. Maka pada tahun 1955, Karmann Ghia yang indah dibangun oleh Karmann dan hanya menawarkan model setir kiri sampai tahun 1960.
Pada tahun 1958, sebuah konvertibel yang lebih indah diluncurkan.
Selama bertahun-tahun, mesin Kodok semakin besar dan pilihan spesifikasi interior dan eksterior mulai ditawarkan. Lampu depan diganti dari yang agak miring ke yang tegak. Kodok 1200 yang standar dengan bemper yang polos diubah menjadi yang lebih garang dan kemudian diubah lagi menjadi bemper model eropa dan sampai ke model sayap. Model 1300 diubah depannya sehingga lebih semarak dan bemper model eropa. Model 1500 memiliki rem cakram untuk ban depan. Banyak lagi perubahan yang dilakukan selama tahun-tahun berikutnya, terlalu banyak untuk dijabarkan disini.
Model 1302Kemudian pada tahun 1970, sebuah model Kodok yang lain dari yang lain muncul. Model 1302 dirancang untuk menjawab kritik yang mengatakan bahwa ruang bagasi depan Kodok sangat sempit.
Perubahan yang dibuat adalah kaca depan agak dicekungkan, hidung yang lebih besar, dan suspensi MacPherson
untuk ban depan, yang dengan sangan dramatis meningkatkan kapasitas hidung depan Kodok. Ada dua versi yang dibuat, yaitu 1302 dan 1302s.
Model 1303
Pada tahun 1973, diperkenalkan sebuah model yang juga tidak kalah radikalnya dan merupakan model terakhir, yaitu model 1303. Perubahan pada model ini adalah kaca depan yang lebih cekung lagi, hidung yang lebih pendek, dashboard lapis plastik, pantat yang lebih lebar untuk tempat dipasangnya lampu belakang yang cukup besar.
Ada dua versi untuk model ini yaitu 1303 dan 1303s. Model 1303s memiliki rem cakram untuk roda depan dan mesin 1600cc yang cepat. Model 1303 diberhentikan produksinya pada tahun 1975.
Tipe 4Kodok mencapai produksi tertingginya pada tahun 1969 saat ia mencapai 1,076,897 unit untuk tahun itu. Tetapi setelah 1971, setiap tahunnya produksi menurun. Suspensi belakannya juga diperbaiki untuk menambah kekuatan cengkeram roda belakang.
Tipe 4Kodok mencapai produksi tertingginya pada tahun 1969 saat ia mencapai 1,076,897 unit untuk tahun itu. Tetapi setelah 1971, setiap tahunnya produksi menurun. Suspensi belakannya juga diperbaiki untuk menambah kekuatan cengkeram roda belakang.
Heinz Nordhoff meninggal pada tahun 1968 dan penggantinya adalah Kurt Lotz yang meluncurkan model baru dengan nama Tipe 4. Ini adalah model dengan empat pintu dan produksi bertahan selama 6 tahun sampai tahun 1974 dimana telah diproduksi sebanyak 400,000 unit. Tipe 4 bukanlah sebuah mobil yang dapat disebut sebagai sebuah mobil yang cantik.
No comments:
Post a Comment