Friday, March 21, 2014
Sejarah vespa tua menjadi daya tarik dan penentu hargaKecintaan terhadap Vespa itu menular. Setidaknya, begitulah yang dirasakan Wahyu Abdilah. Lajang berusia 22 tahun ini jatuh hati pada kendaraan roda dua buatan Italia tersebut setelah bergaul cukup lama dengan penunggang Vespa. "Saya mulai suka Vespa sejak lulus SMA," kata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini.Wahyu makin tertarik memiliki Vespa setelah motor ini sering dipergunakan dalam sejumlah film dan video klip. Namun, keinginannya itu baru tercapai pada tahun 2005. "Vespa pertama saya, VBB keluaran tahun 1963," kenangnya.Tak mudah pula untuk bisa mendapatkan VBB. Wahyu mempergunakan jejaring pecinta Vespa untuk menemukan barang yang diincar. "Setahun pencarian sempat membuat niat beli jadi maju-mundur," kata Wahyu.Dapat satu, Wahyu terpicu untuk menambah koleksi Vespanya. Kali ini, ia mulai tertarik pada yang langka. "Saya ingin yang small frame. Di Jakarta masih sedikit yang kapasitas mesinnya 90cc. Lantas, saya mendapatkan Vespa Special 1978," papar Wahyu.Seiring waktu, koleksi Wahyu bertambah. Kini, ada 8 vespa orisinal langka yang berjejer rapi di garasi kediaman orang tuanya. Mana yang paling special? Bagi Wahyu, semuanya. "Sebab, tiap Vespa punya keunikan," katanya.Vespa KongoPernah dengar Vespa Kongo? Vespa tahun 1963 ini masuk ke Indonesia bersama Pasukan Garuda dan tim medis yang menjalankan misi perdamaian di Kongo.Sejarah yang melekat pada Vespa tua itu menjadi daya tarik tersendiri bagi Wahyu. "Saya memiliki satu dari 1000 unit yang ada di Indonesia," ujar Wahyu yang merawat dua Vespa Spesial 1963 dan satu Vespa Sprint S.Wahyu juga mengoleksi Primavera. Sebetulnya, ini merupakan sumbangan PBB untuk memudahkan mobilisasi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kampanye KB. "Vespa tahun 1972 ini berpelat merah. Jadi, tak mungkin saya bawa turun ke jalan," ucap Wahyu yang mendapatkannya dari tangan kedua.Ada lagi Vespa Special 66. Wahyu menilai Vespa ini paling unik. "Soalnya, speedometernya beda dari lainnya. Tetapi, harganya tak semahal Kongo," ujarnya.Koleksi lainnya, Vespa Super Sprint. Wahyu mengatakan yang...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment